KETERANGAN GAMBAR :Keluarga besar Lions Club Tanah Karo Simalem ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe.
KABANJAHE, KORANKARO
Keluarga besar Lions Club Tanah Karo
Simalem dipimpin Presidentnya, Lion Cun Cun, SH ziarah dan tabur bunga
ke Makam Pahlawan Kabanjahe, Minggu (12/8).
President Lions Club Tanah
Karo Lion Cun Cun SH mengatakan, refleksi hari kemerdekaan bisa menumbuh
kembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk
mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai
masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan
socsial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya.
"Marilah kita saling peduli dan meningkatkan rasa kesetiakawanan kita
terhadap sesama yang masih banyak membutuhkan uluran tangan kita, ujar
Cun Cun
Dikatakannya, negeri tetangga mungkin bisa dijadikan contoh bagaimana
membangun suatu tata nilai, suatu budaya sehingga berkembang menjadi
masyarakat yang lebih tertib dan teratur dan relatif lebih maju, karena
para pemimpin bangsanya benar-benar memberi perhatian besar pada
pendidikan anak bangsanya.
"Sekarang kita bisa menyaksikan kemajuan pesat yang mereka raih di
segala lini, bahkan sekarang mereka yang menawarkan pendidikan kepada
kita, ini menunjukkan betapa besarnya dampak pendidikan dan pembinaan
pola pikir anak bangsa yang akhirnya bisa membentuk karakter dan tata
nilai yang mendukung kemajuan peri kehidupan modern," urai Cun Cun.
Sekretaris Lions Club Tanah Karo Simalem, Lion Deni Sinatra Ginting,
didampingi Wakil Sekretaris Lions Erliasna Br Ginting kepada wartawan
mengatakan, sudah menjadi agenda rutin Lions Club Tanah Karo Simalem
setiap Agustus melakukan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan
Kabanjahe sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para arwah
pejuang dan pahlawan bangsa.
Rabu, 15 Agustus 2012
KETUA DPRD dan Bupati Karo Ziarah ke Makam Keluarga Pejuang Rakoetta Brahmana Sembiring
KETERANGAN GAMBAR : Ketua DPRD Karo menyiram pohon yang baru ditanam.
KABANJAHE, KORANKARO
KABANJAHE, KORANKARO
Keluarga besar pejuang Rakoetta Sembiring
(13/8) berziarah ke makam pahlawan, Jalan Pahlawan Kabajahe yang
dihadiri Bupati Karo Dr Kena Ukur Karo Jambi, Ketua DPRD Effendi
Sinukaban SE, Ketua Pengadilan Negeri Kuncoro SH, Minggu (13/8).
"Ziarah ke taman makam
pahlawan dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-67 Kemerdekaan
Republik Indonesia. Diharapkan bisa menjadi inspirasi baru untuk kami,
anak dan cucu pejuang kemerdekaan di Kabupaten Karo," ujar Nancy
Meinintha Brahmana pada wartawan, Senin (13/8) saat ziarah.
Dia mengatakan, melalui ziarah ke makam pahlawan, untuk mengingatkan para keturunan pajuang, khususnya keturunan pejuang Rakoetta Brahmana Sembiring, perjuangan masih harus dilakukan, jika dulu orangtua kita berjuang untuk mengusir penjajah, saat ini harus melepaskan masyarakat dari penjajahan yang dilakukan orang asing dan oknum pemerintah yang membodohi dan membuat miskin warganya, tandasnya.
Pantauan Analisa di lapangan, setelah melakukan ziarah ke kuburan, keluarga Rakoetta Brahmana Sembiring serta Bupati Karo, Ketua DPRD, Ketua LVRI menanam pohon.
Setelah ziarah ke makam pahlawan, rombongan keluarga besar pejuang kemerdekaan almarhum Rakoetta Brahmana Sembiring bergerak ke jambur pulungan Jalan Kotacane untuk mengadakan upacara adat penabalan nama Jalan Kotacane, diganti dengan nama Rakoetta Brahmana Sembiring.
Peresmian penggantian nama jalan itu dilakukan Bupati Karo.
Dia mengatakan, melalui ziarah ke makam pahlawan, untuk mengingatkan para keturunan pajuang, khususnya keturunan pejuang Rakoetta Brahmana Sembiring, perjuangan masih harus dilakukan, jika dulu orangtua kita berjuang untuk mengusir penjajah, saat ini harus melepaskan masyarakat dari penjajahan yang dilakukan orang asing dan oknum pemerintah yang membodohi dan membuat miskin warganya, tandasnya.
Pantauan Analisa di lapangan, setelah melakukan ziarah ke kuburan, keluarga Rakoetta Brahmana Sembiring serta Bupati Karo, Ketua DPRD, Ketua LVRI menanam pohon.
Setelah ziarah ke makam pahlawan, rombongan keluarga besar pejuang kemerdekaan almarhum Rakoetta Brahmana Sembiring bergerak ke jambur pulungan Jalan Kotacane untuk mengadakan upacara adat penabalan nama Jalan Kotacane, diganti dengan nama Rakoetta Brahmana Sembiring.
Peresmian penggantian nama jalan itu dilakukan Bupati Karo.
Menjelang Lebaran, Tarif Angkutan di Karo Stabil
Suasana terminal Kabanjahe, Tanah Karo pada H-5 lebaran, belum ada lonjakan penumpang
KABANJAHE, KORAN KARO
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Drs Jamin Ginting mengatakan, menyambut hari raya idulfitri, tarif angkutan umum di Karo tidak mengalami kenaikan. Sampai saat ini, pihaknya belum menaikkan tarif jasa angkutan yang ada di seputar Kabupaten Karo, karena sampai saat ini harga BBM masih stabil, katanya kepada wartawan di Kabanjahe, Kamis (9/8).
"Mengingat lebaran dan peringatan hari kemerdekaan tidak berjauhan, kami pastikan banyak yang akan pulang atau berkunjung ke Karo. Namun, kami memastikan tarif angkutan dari luar ataupun yang masuk ke Karo masih akan stabil," ujarnya.
Dalam suasana memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, Dishub mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan jika ada supir angkutan yang mematok tarif yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Econ Sembiring (42), supir angkutan umum Kabanjahe – Medan yang tanya membenarkan, sampai saat ini dia dan teman-temannya belum menerima arahan tentang rencana kenaikan ongkos jalan.
"Kami belum menerima info tentang kenaikan ongkos dari direksi ataupun mandor kami, namun yang pastinya saat bulan puasa seperti ini penumpang jauh berkurang, namun menjelang lebaran sekitar H-5 biasanya penumpang mengalami lonjakan," ujar Sembiring.
Lain halnya dengan para penumpang yang baru turun di seputar terminal Kabanjahe, Sabarita br Ginting (22) menyampaikan, dia sengaja pulang ke Kabanjahe jauh sebelum libur lebaran karena pada hari H-nya nanti sulit mendapatkan angkutan umum karena padat.
Di samping padat penumpang, saat H-1 biasanya banyak angkutan umum liar yang bersedia mengangkut penumpang dengan catatan penumpang wajib membayar sampai 7 kali lipat dari ongkos biasanya, ujarnya
KABANJAHE, KORAN KARO
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Drs Jamin Ginting mengatakan, menyambut hari raya idulfitri, tarif angkutan umum di Karo tidak mengalami kenaikan. Sampai saat ini, pihaknya belum menaikkan tarif jasa angkutan yang ada di seputar Kabupaten Karo, karena sampai saat ini harga BBM masih stabil, katanya kepada wartawan di Kabanjahe, Kamis (9/8).
"Mengingat lebaran dan peringatan hari kemerdekaan tidak berjauhan, kami pastikan banyak yang akan pulang atau berkunjung ke Karo. Namun, kami memastikan tarif angkutan dari luar ataupun yang masuk ke Karo masih akan stabil," ujarnya.
Dalam suasana memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, Dishub mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan jika ada supir angkutan yang mematok tarif yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Econ Sembiring (42), supir angkutan umum Kabanjahe – Medan yang tanya membenarkan, sampai saat ini dia dan teman-temannya belum menerima arahan tentang rencana kenaikan ongkos jalan.
"Kami belum menerima info tentang kenaikan ongkos dari direksi ataupun mandor kami, namun yang pastinya saat bulan puasa seperti ini penumpang jauh berkurang, namun menjelang lebaran sekitar H-5 biasanya penumpang mengalami lonjakan," ujar Sembiring.
Lain halnya dengan para penumpang yang baru turun di seputar terminal Kabanjahe, Sabarita br Ginting (22) menyampaikan, dia sengaja pulang ke Kabanjahe jauh sebelum libur lebaran karena pada hari H-nya nanti sulit mendapatkan angkutan umum karena padat.
Di samping padat penumpang, saat H-1 biasanya banyak angkutan umum liar yang bersedia mengangkut penumpang dengan catatan penumpang wajib membayar sampai 7 kali lipat dari ongkos biasanya, ujarnya
Sabtu, 11 Agustus 2012
88 ORANG CPNS GOL III DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KARO TELAH MENGIKUTI DIKLAT PRAJABATAN
Ket Foto:
Asisten Administrasi Jernis Tarigan,SH, Kepala BKD
Drs.Kawar Sembiring, Kabid Diklat Daut Sembiring,SSTP,MSP beserta panitia
memberikan ucapan Selamat kepada Alumni Diklat Prajabatan CPNS Golongan III di
Lingkungan Pemkab.Karo
Kabanjahe, KORAN KARO
Sebayak
88 orang CPNS Golongan
III yang bertugas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo yang terdiri dari 5 orang tenaga kesehatan,
tenaga teknis sebanyak 33 orang, dan guru sebanyak 50 orang telah mengikuti diklat prajabatan yang berlangsung
selama 22
(dua puluh dua)
hari yang dimulai pada hari, Rabu
tanggal 18 Juli dan berakhir pada hari ini rabu tanggal 08 Agustus 2012 dengan
216 (dua ratus enam belas) jam pelajaran ditambah dengan materi muatan lokal, yangmana
ke 88 Peserta Diklat Prajabatan ini dibagi menjadi 2 kelas. Demikian disampaikan Kabid Diklat BKD Kab.Karo Daut Sembiring,SSTP,MSP yang merupakan
Ketua Panitia Diklat prajabatan, dalam laporannya kepada Bupati Karo yang
diwakili oleh Asisten Administrasi Setda Kab.Karo Jernih Tarigan,SH dan
didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan Kab.Karo Drs.Kawar Sembiring,M.Si
Selanjudnya dalam laporan Panitia yang
dibacakan oleh Albert Depari,S.Sos,
disebutkan bahawa setelah melakukan Ujian dan evaluasi terhadap peserta selama
pelaksanaan diklat berlangsung maka dari 88 orang peserta 1 orang dinyatakan
tidak lulus, dikarenakan yang bersangkutan tidak dapat mengikuti ketentuan Diklat. Dan selanjudnya peserta terbaik dari
masing-masing kelas A adalah sebagai berikut : Terbaik pertama Ngantan Ukur Sebayang,ST dari Dinas
Perindustrian, Terbaik Kedua Ika
Ferawati Silalahi,ST dari Dinas Kominfo dan PDE serta terbaik ketiga adalah
Dastanta Irvan Ginting,SE dari
BAPPEDA. Dari kelas B terbaik pertama
adalah Yan Frandy Ginting,S.P dari
Dinas Pertanian dan perkebunan, terbaik kedua Markus Sembiring,S.Th Guru pada SMA Negeri 1 Juhar dan terbaik
ketiga Esterina Br Manik,SE dari
Kantor SATPOL PP.
Dalam arahannya Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti atas
nama masyarakat karo mengucapkan terimakasih kepada Badan Diklat Propinsi
Sumatera Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemkab.Karo untuk
melaksanakan Diklat ini dengan sistem pola kemitraan, serta berharap kerjasama
ini senantiasa dapat terjalin dengan baik.
Selanjunya Bupati Karo memesankan agar
seluruh alumni diklat prajabatan golongan III ini dapat terus mempertahankan
Disiplin, kerjasama dan dedikasi, serta mampu menjadikan ilmu yang diperoleh
sebagai bahan memperbaiki kinerja setelah kembalinya ke unit kerja
masing-masing.
Kamis, 02 Agustus 2012
Pemkab Karo Berdukacita Atas Meninggalnya Kabag Umum
KETERANGAN FOTO :Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Dandim
0205/TK Letkol Kav Meyer Putong, SH, Wakil Bupati Terkelin Berahmana,
SH, menyalami S Katarina Br Sitepu istri dan keluarga mendiang Pt
Budiman Sembiring saat melayat di rumah duka Jalan UKA Kabanjahe.
KABANJAHE, KORAN KARO
Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi
Surbakti menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Kabag Umum
Setdakab Karo Drs Pt Budiman Sembiring, Msi, di Rumah Sakit Umum Efarina
Etaham Berastagi, Rabu (1/8) pagi.
"Kami atas nama pemerintah
dan rakyat Kabupaten Karo merasa kehilangan atas meninggalnya Drs Pt
Budiman Sembiring, Msi, yang selama ini dikenal gigih, ulet dan
memiliki, loyalitas dan dedikasi yang baik dalam menjalankan tugas
sehari-hari di bagian umum dan perlengkapan Pemkab Karo," ujar Bupati
Karo saat menjenguk mendiang Budiman Sembiring yang disemayamkan di
rumah duka di Jalan UKA Kabanjahe.
"Selaku orang yang beriman mari kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar almarhum mendapat tempat yang layak di kerajaan sorga sesuai amal baktinya selama ini, "ujar Bupati Karo.
"Saya berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan tabah dan tetap tegar menghadapi cobaan ini.
Ikhlaskan kepergiannya ke rumah Bapa di Sorga,"imbuh Bupati.
Ikut melayat ke rumah duka, Dandim 0205/TK, Letkol Kav Meyer Putong, SH, Wakil Bupati, Terkelin Berahmana, SH, Sekdakab, Ir Makmur Ginting, MSc, Kepala BKD, Drs Kawar Sembiring, Msi, Kadis Infokom dan PDE, Robert Peranginangin, SPd, Msi dan Kabag Pemerintahan, Mangat Ginting, SSTP.
Kepala BKD Kabupaten Karo, Drs Kawar Sembiring, Msi membawakan doa dan diakhiri dengan menyalami seluruh keluarga mendiang Budiman Sembiring.
Diperoleh informasi, mendiang Budiman Sembiring akan dikebumikan, Jumat (3/8) setelah sebelumnya dilakukan acara pengebumian secara adat Karo dan liturgi Gereja GBKP pada hari itu juga di Jambur Lige, Jalan Mariam Ginting Kabanjahe.
Mendiang Drs Budiman Sembiring, Msi, lahir 28 April 1958 meninggalkan istri S Katarina Br Sitepu dan dua orang anak, Alex Ferdinan Sembiring, SE dan Berry Hadinata Sembiring, SH.
"Selaku orang yang beriman mari kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar almarhum mendapat tempat yang layak di kerajaan sorga sesuai amal baktinya selama ini, "ujar Bupati Karo.
"Saya berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan tabah dan tetap tegar menghadapi cobaan ini.
Ikhlaskan kepergiannya ke rumah Bapa di Sorga,"imbuh Bupati.
Ikut melayat ke rumah duka, Dandim 0205/TK, Letkol Kav Meyer Putong, SH, Wakil Bupati, Terkelin Berahmana, SH, Sekdakab, Ir Makmur Ginting, MSc, Kepala BKD, Drs Kawar Sembiring, Msi, Kadis Infokom dan PDE, Robert Peranginangin, SPd, Msi dan Kabag Pemerintahan, Mangat Ginting, SSTP.
Kepala BKD Kabupaten Karo, Drs Kawar Sembiring, Msi membawakan doa dan diakhiri dengan menyalami seluruh keluarga mendiang Budiman Sembiring.
Diperoleh informasi, mendiang Budiman Sembiring akan dikebumikan, Jumat (3/8) setelah sebelumnya dilakukan acara pengebumian secara adat Karo dan liturgi Gereja GBKP pada hari itu juga di Jambur Lige, Jalan Mariam Ginting Kabanjahe.
Mendiang Drs Budiman Sembiring, Msi, lahir 28 April 1958 meninggalkan istri S Katarina Br Sitepu dan dua orang anak, Alex Ferdinan Sembiring, SE dan Berry Hadinata Sembiring, SH.
Pemerintah Pusat Akan Serius Tangani Masalah Jeruk Karo
JAKARTA,KORANKARO
Pemerintah pusat akan serius tangani masalah lalat buah Jeruk Tanah Karo dan menggiatkan kembali budidaya bawang Samosir.
Hal tersebut disampaikan
Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Hasanuddin Ibrahim
Sp.I saat menerima kunjungan Anggota DPD RI Asal Sumatera Utara
Parlindungan Purba SH MM, Selasa (31/7). Turut hadir dalam pertemuan
tersebut Direktur Perlindungan Hortikultura Ir. Soesilo M.Si.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Parlindungan Purba ke Tanjung Barus Tanah Karo, belum lama ini. Pada kesempatan tersebut, disampaikan aspirasi para petani jeruk di Tanah Karo yang sedang mengalami masalah akibat serangan lalat buah yang menyerang tanaman jeruk. Bahkan para petani terancam gagal panen akibat serangan hama tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Hasanuddin katakan bahwa Pemerintah Pusat akan menangani dengan serius pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) lalat buah yang menyerang tanaman jeruk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kabupaten Karo adalah sentra produksi jeruk Siem Madu seluas 11.700 ha yang tersebar di sembilan kecamatan, dengan tanaman berproduksi seluas 8.900 ha dan tanaman muda 2.800 ha. Produksi buah sebanyak 359.445 ton/tahun dengan produktivitas 422 kwintal/ha. Luas areal tanaman tua, cenderung tidak dipelihara seluas 30% dan areal yang terserang OPT lalat buah seluas 426,5 ha.
Serangan OPT lalat buah ini sangat merugikan karena langsung menyerang buah yang dikonsumsi dan sekaligus mampu menurunkan produksi hingga 30-80%, bahkan dapat menyebabkan gagal panen, jelas Hasanuddin. Berdasarkan survei yang dilakukan Pemerintah Pusat, serangan OPT lalat buah ini menyebabkan buah jeruk rontok sebanyak 23%. Per 100 buah jeruk yang jatuh disebabkan oleh serangan lalat buah sebanyak 22% oleh penicillium 14% dan oleh kerah tangkai sebanyak 64%.
Untuk pengamanan produksi jeruk Tanah Karo, telah dilakukan kerjasama antara Direktorat Perlindungan Hortikultura dengan UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumatera Utara, Dinas Tanaman Pangan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Tanah Karo, IPB dan German International Cooperation (GIZ).
Parlindungan kembali tekankan agar koordinasi di lapangan dapat semakin ditingkatkan antar dinas terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Penyuluh Pertanian dan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pertanian.
Bawang Samosir
Selain masalah jeruk, Parlindungan juga sampaikan agar Pemerintah Pusat perhatikan bawang samosir yang produksinya saat ini sudah sangat sedikit. Diharapkan agar ada langkah nyata untuk menggairahkan budidaya bawang tersebut.
Hasanuddin menyampaikan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk mencari solusi permasalahan tersebut. Hasanuddin akan mengupayakan maksimal agar budidaya dan produksi bawang samosir dapat digiatkan kembali sebagai produk andalan.
Diupayakan juga agar petani di sentra bawang di Brebes dapat berinvestasi serta berbagi teknologi di Samosir sehingga dapat menghidupkan kembali bawang samosir. Selain itu, diupayakan juga penangkaran bibit bawang di Sumatera Utara.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Parlindungan Purba ke Tanjung Barus Tanah Karo, belum lama ini. Pada kesempatan tersebut, disampaikan aspirasi para petani jeruk di Tanah Karo yang sedang mengalami masalah akibat serangan lalat buah yang menyerang tanaman jeruk. Bahkan para petani terancam gagal panen akibat serangan hama tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Hasanuddin katakan bahwa Pemerintah Pusat akan menangani dengan serius pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) lalat buah yang menyerang tanaman jeruk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kabupaten Karo adalah sentra produksi jeruk Siem Madu seluas 11.700 ha yang tersebar di sembilan kecamatan, dengan tanaman berproduksi seluas 8.900 ha dan tanaman muda 2.800 ha. Produksi buah sebanyak 359.445 ton/tahun dengan produktivitas 422 kwintal/ha. Luas areal tanaman tua, cenderung tidak dipelihara seluas 30% dan areal yang terserang OPT lalat buah seluas 426,5 ha.
Serangan OPT lalat buah ini sangat merugikan karena langsung menyerang buah yang dikonsumsi dan sekaligus mampu menurunkan produksi hingga 30-80%, bahkan dapat menyebabkan gagal panen, jelas Hasanuddin. Berdasarkan survei yang dilakukan Pemerintah Pusat, serangan OPT lalat buah ini menyebabkan buah jeruk rontok sebanyak 23%. Per 100 buah jeruk yang jatuh disebabkan oleh serangan lalat buah sebanyak 22% oleh penicillium 14% dan oleh kerah tangkai sebanyak 64%.
Untuk pengamanan produksi jeruk Tanah Karo, telah dilakukan kerjasama antara Direktorat Perlindungan Hortikultura dengan UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumatera Utara, Dinas Tanaman Pangan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Tanah Karo, IPB dan German International Cooperation (GIZ).
Parlindungan kembali tekankan agar koordinasi di lapangan dapat semakin ditingkatkan antar dinas terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Penyuluh Pertanian dan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pertanian.
Bawang Samosir
Selain masalah jeruk, Parlindungan juga sampaikan agar Pemerintah Pusat perhatikan bawang samosir yang produksinya saat ini sudah sangat sedikit. Diharapkan agar ada langkah nyata untuk menggairahkan budidaya bawang tersebut.
Hasanuddin menyampaikan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk mencari solusi permasalahan tersebut. Hasanuddin akan mengupayakan maksimal agar budidaya dan produksi bawang samosir dapat digiatkan kembali sebagai produk andalan.
Diupayakan juga agar petani di sentra bawang di Brebes dapat berinvestasi serta berbagi teknologi di Samosir sehingga dapat menghidupkan kembali bawang samosir. Selain itu, diupayakan juga penangkaran bibit bawang di Sumatera Utara.
Gulat Karo Berprestasi Meski Minim Perhatian
KABANJAHE,KORAN KARO
Walau minim perhatian dari Pemkab Karo,
namun cabang olahraga gulat kabupaten ini tetap mampu menorehkan
prestasi, seperti juara umum pada Pekan Olah Raga Antar Pelajar Sumatera
Utara (Popdasu) di Mandailing Natal akhir Juni lalu. Gulat Tanah Karo
tampil sebagai juara umum setelah meraih 3 medali emas dan 2 medali
Perak.
Adapun medali Emas disabet
oleh, Faisal Iwan Lase Kelas 50 kg gaya Bebas, Karsa 46 kg gaya Grigo
Romawi dan Cokcing Tarigan Kelas 58 kg gaya Bebas. Sedang medali Perak
diraih oleh Roky Barus dan Rico Ginting yang bertarung di gaya Bebas.
Kepada wartawan, Senin (23/7) pelatih tim Gulat Pelajar Karo Nasional Barus SPd mengatakan anak didiknya sukses menorehkan prestasi berkat hasil perjuangan dan latihan keras yang selama ini mereka lakukan di SMAN 1 Barus Jahe di bawah pengawasan Drs. Herman N Ginting.
Disebutkan keberangkatan mereka bertarung di Popdasu minim perhatian khususnya dari Pemkab Karo. Beruntung Ketua PGSI Kabupaten Karo Taufan Agung Ginting yang juga anggota DPRDSU bersedia memfasilitasi keberangkatan para atlet .
Terpisah Taufan Agung Ginting ketika dikonfirmasi, Senin (23/7) mengatakan, dirinya memberi apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap raihan prestasi atlet Gulat Karo yang sukses menyabet gelar juara umum.
Dikatakan oleh Taufan sudah selayaknya Pemkab Karo memberi perhatian khusus kepada para atlet yang telah mengharumkan nama kabupaten Karo.
Kepada wartawan, Senin (23/7) pelatih tim Gulat Pelajar Karo Nasional Barus SPd mengatakan anak didiknya sukses menorehkan prestasi berkat hasil perjuangan dan latihan keras yang selama ini mereka lakukan di SMAN 1 Barus Jahe di bawah pengawasan Drs. Herman N Ginting.
Disebutkan keberangkatan mereka bertarung di Popdasu minim perhatian khususnya dari Pemkab Karo. Beruntung Ketua PGSI Kabupaten Karo Taufan Agung Ginting yang juga anggota DPRDSU bersedia memfasilitasi keberangkatan para atlet .
Terpisah Taufan Agung Ginting ketika dikonfirmasi, Senin (23/7) mengatakan, dirinya memberi apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap raihan prestasi atlet Gulat Karo yang sukses menyabet gelar juara umum.
Dikatakan oleh Taufan sudah selayaknya Pemkab Karo memberi perhatian khusus kepada para atlet yang telah mengharumkan nama kabupaten Karo.
Langganan:
Postingan (Atom)






