Rabu, 15 Agustus 2012

Polres Karo Teliti Kendaraan Mudik di Terminal

KABANJAHE, KORANKARO
Polres Karo antisipasi kecelakaan kendaraan lebaran, turunkan tim bimbingan masyarakat (Binmas) dan dokter ke Terminal Kabanjahe, Selasa (15/8). Kedatangan tim Binmas itu, guna memeriksa kendaraan yang terindikasi tidak layak jalan serta mengingatkan supir yang ugal-ugalan dan disiyalir memakai barang narkoba saat menyetir kendaraan mudik.

Binmas Karo yang dipimpin AKP Baik Sinaga melihat kesiapan kendaraan dan para supir dalam memberi keyamanan kepada penumpang mudik lebaran.

Pemeriksaan dilakukan ke terminal-terminal seluruh Kabupaten Karo. Saat ini, terminal Kabanjahe target utama sebab, terminal Kabanjahe merupakan pusat peredaran kendaraan lintas Berastagi-Medan, Brastagi-Kutacane dan Brastagi-Siantar, ungkapnya

"Pengecekan ini dilakukan, agar tahu akan kondisi persiapan kendaraan dan supir di lapangan, dengan begitu masyarakat aman mudik lebaran dan setidaknya membuktikan Polres Karo siap tanggap dan sigap dalam mengawal mudik lebaran sampai selesai," ujarnya

Lions Club Tanah Karo Simalem Ziarah ke Makam Pahlawan Kabanjahe

KETERANGAN GAMBAR :Keluarga besar Lions Club Tanah Karo Simalem ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe.
KABANJAHE, KORANKARO
 Keluarga besar Lions Club Tanah Karo Simalem dipimpin Presidentnya, Lion Cun Cun, SH ziarah dan tabur bunga ke Makam Pahlawan Kabanjahe, Minggu (12/8). President Lions Club Tanah Karo Lion Cun Cun SH mengatakan, refleksi hari kemerdekaan bisa menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan socsial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya.

"Marilah kita saling peduli dan meningkatkan rasa kesetiakawanan kita terhadap sesama yang masih banyak membutuhkan uluran tangan kita, ujar Cun Cun

Dikatakannya, negeri tetangga mungkin bisa dijadikan contoh bagaimana membangun suatu tata nilai, suatu budaya sehingga berkembang menjadi masyarakat yang lebih tertib dan teratur dan relatif lebih maju, karena para pemimpin bangsanya benar-benar memberi perhatian besar pada pendidikan anak bangsanya.

"Sekarang kita bisa menyaksikan kemajuan pesat yang mereka raih di segala lini, bahkan sekarang mereka yang menawarkan pendidikan kepada kita, ini menunjukkan betapa besarnya dampak pendidikan dan pembinaan pola pikir anak bangsa yang akhirnya bisa membentuk karakter dan tata nilai yang mendukung kemajuan peri kehidupan modern," urai Cun Cun.

Sekretaris Lions Club Tanah Karo Simalem, Lion Deni Sinatra Ginting, didampingi Wakil Sekretaris Lions Erliasna Br Ginting kepada wartawan mengatakan, sudah menjadi agenda rutin Lions Club Tanah Karo Simalem setiap Agustus melakukan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Kabanjahe sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para arwah pejuang dan pahlawan bangsa.

KETUA DPRD dan Bupati Karo Ziarah ke Makam Keluarga Pejuang Rakoetta Brahmana Sembiring

KETERANGAN GAMBAR : Ketua DPRD Karo menyiram pohon yang baru ditanam.
KABANJAHE, KORANKARO
Keluarga besar pejuang Rakoetta Sembiring (13/8) berziarah ke makam pahlawan, Jalan Pahlawan Kabajahe yang dihadiri Bupati Karo Dr Kena Ukur Karo Jambi, Ketua DPRD Effendi Sinukaban SE, Ketua Pengadilan Negeri Kuncoro SH, Minggu (13/8). "Ziarah ke taman makam pahlawan dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia. Diharapkan bisa menjadi inspirasi baru untuk kami, anak dan cucu pejuang kemerdekaan di Kabupaten Karo," ujar Nancy Meinintha Brahmana pada wartawan, Senin (13/8) saat ziarah.

Dia mengatakan, melalui ziarah ke makam pahlawan, untuk mengingatkan para keturunan pajuang, khususnya keturunan pejuang Rakoetta Brahmana Sembiring, perjuangan masih harus dilakukan, jika dulu orangtua kita berjuang untuk mengusir penjajah, saat ini harus melepaskan masyarakat dari penjajahan yang dilakukan orang asing dan oknum pemerintah yang membodohi dan membuat miskin warganya, tandasnya.

Pantauan Analisa di lapangan, setelah melakukan ziarah ke kuburan, keluarga Rakoetta Brahmana Sembiring serta Bupati Karo, Ketua DPRD, Ketua LVRI menanam pohon.

Setelah ziarah ke makam pahlawan, rombongan keluarga besar pejuang kemerdekaan almarhum Rakoetta Brahmana Sembiring bergerak ke jambur pulungan Jalan Kotacane untuk mengadakan upacara adat penabalan nama Jalan Kotacane, diganti dengan nama Rakoetta Brahmana Sembiring.

Peresmian penggantian nama jalan itu dilakukan Bupati Karo.

Menjelang Lebaran, Tarif Angkutan di Karo Stabil

Suasana terminal Kabanjahe, Tanah Karo pada H-5 lebaran, belum ada lonjakan penumpang
 KABANJAHE, KORAN KARO
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo Drs Jamin Ginting mengatakan, menyambut hari raya idulfitri, tarif angkutan umum di Karo tidak mengalami kenaikan. Sampai saat ini, pihaknya belum menaikkan tarif jasa angkutan yang ada di seputar Kabupaten Karo, karena sampai saat ini harga BBM masih stabil, katanya kepada wartawan di Kabanjahe, Kamis (9/8).

"Mengingat lebaran dan peringatan hari kemerdekaan tidak berjauhan, kami pastikan banyak yang akan pulang atau berkunjung ke Karo. Namun, kami memastikan tarif angkutan dari luar ataupun yang masuk ke Karo masih akan stabil," ujarnya.

Dalam suasana memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, Dishub mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan jika ada supir angkutan yang mematok tarif yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Econ Sembiring (42), supir angkutan umum Kabanjahe – Medan yang tanya membenarkan, sampai saat ini dia dan teman-temannya belum menerima arahan tentang rencana kenaikan ongkos jalan.

"Kami belum menerima info tentang kenaikan ongkos dari direksi ataupun mandor kami, namun yang pastinya saat bulan puasa seperti ini penumpang jauh berkurang, namun menjelang lebaran sekitar H-5 biasanya penumpang mengalami lonjakan," ujar Sembiring.

Lain halnya dengan para penumpang yang baru turun di seputar terminal Kabanjahe, Sabarita br Ginting (22) menyampaikan, dia sengaja pulang ke Kabanjahe jauh sebelum libur lebaran karena pada hari H-nya nanti sulit mendapatkan angkutan umum karena padat.

Di samping padat penumpang, saat H-1 biasanya banyak angkutan umum liar yang bersedia mengangkut penumpang dengan catatan penumpang wajib membayar sampai 7 kali lipat dari ongkos biasanya, ujarnya

Sabtu, 11 Agustus 2012

88 ORANG CPNS GOL III DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KARO TELAH MENGIKUTI DIKLAT PRAJABATAN


Ket Foto:
Asisten Administrasi Jernis Tarigan,SH, Kepala BKD Drs.Kawar Sembiring, Kabid Diklat Daut Sembiring,SSTP,MSP beserta panitia memberikan ucapan Selamat kepada Alumni Diklat Prajabatan CPNS Golongan III di Lingkungan Pemkab.Karo 
 
Kabanjahe, KORAN KARO
Sebayak 88 orang CPNS Golongan III yang bertugas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo yang terdiri dari 5 orang tenaga kesehatan, tenaga teknis sebanyak 33 orang, dan guru sebanyak 50 orang telah mengikuti diklat prajabatan yang berlangsung selama 22 (dua puluh dua) hari yang dimulai pada hari, Rabu tanggal 18 Juli dan berakhir pada hari ini rabu tanggal 08 Agustus 2012 dengan 216 (dua ratus enam belas) jam pelajaran ditambah dengan materi muatan lokal, yangmana ke 88 Peserta Diklat Prajabatan ini dibagi menjadi 2 kelas. Demikian disampaikan Kabid Diklat BKD Kab.Karo Daut Sembiring,SSTP,MSP yang merupakan Ketua Panitia Diklat prajabatan, dalam laporannya kepada Bupati Karo yang diwakili oleh Asisten Administrasi Setda Kab.Karo Jernih Tarigan,SH  dan didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan Kab.Karo Drs.Kawar Sembiring,M.Si
Selanjudnya dalam laporan Panitia yang dibacakan oleh Albert Depari,S.Sos, disebutkan bahawa setelah melakukan Ujian dan evaluasi terhadap peserta selama pelaksanaan diklat berlangsung maka dari 88 orang peserta 1 orang dinyatakan tidak lulus, dikarenakan yang bersangkutan tidak dapat mengikuti ketentuan Diklat.  Dan selanjudnya peserta terbaik dari masing-masing kelas A adalah sebagai berikut : Terbaik pertama Ngantan Ukur Sebayang,ST dari Dinas Perindustrian, Terbaik Kedua Ika Ferawati Silalahi,ST dari Dinas Kominfo dan PDE serta terbaik ketiga adalah Dastanta Irvan Ginting,SE dari BAPPEDA.  Dari kelas B terbaik pertama adalah Yan Frandy Ginting,S.P dari Dinas Pertanian dan perkebunan, terbaik kedua Markus Sembiring,S.Th Guru pada SMA Negeri 1 Juhar dan terbaik ketiga Esterina Br Manik,SE dari Kantor SATPOL PP.
Dalam arahannya Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti atas nama masyarakat karo mengucapkan terimakasih kepada Badan Diklat Propinsi Sumatera Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemkab.Karo untuk melaksanakan Diklat ini dengan sistem pola kemitraan, serta berharap kerjasama ini senantiasa dapat terjalin dengan baik.
Selanjunya Bupati Karo memesankan agar seluruh alumni diklat prajabatan golongan III ini dapat terus mempertahankan Disiplin, kerjasama dan dedikasi, serta mampu menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bahan memperbaiki kinerja setelah kembalinya ke unit kerja masing-masing.

Kamis, 02 Agustus 2012

Pemkab Karo Berdukacita Atas Meninggalnya Kabag Umum

KETERANGAN FOTO :Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Dandim 0205/TK Letkol Kav Meyer Putong, SH, Wakil Bupati Terkelin Berahmana, SH, menyalami S Katarina Br Sitepu istri dan keluarga mendiang Pt Budiman Sembiring saat melayat di rumah duka Jalan UKA Kabanjahe.
KABANJAHE, KORAN KARO
    Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Kabag Umum Setdakab Karo Drs Pt Budiman Sembiring, Msi, di Rumah Sakit Umum Efarina Etaham Berastagi, Rabu (1/8) pagi. "Kami atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Karo merasa kehilangan atas meninggalnya Drs Pt Budiman Sembiring, Msi, yang selama ini dikenal gigih, ulet dan memiliki, loyalitas dan dedikasi yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari di bagian umum dan perlengkapan Pemkab Karo," ujar Bupati Karo saat menjenguk mendiang Budiman Sembiring yang disemayamkan di rumah duka di Jalan UKA Kabanjahe.

   "Selaku orang yang beriman mari kita panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar almarhum mendapat tempat yang layak di kerajaan sorga sesuai amal baktinya selama ini, "ujar Bupati Karo.

    "Saya berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan tabah dan tetap tegar menghadapi cobaan ini.

    Ikhlaskan kepergiannya ke rumah Bapa di Sorga,"imbuh Bupati.

Ikut melayat ke rumah duka, Dandim 0205/TK, Letkol Kav Meyer Putong, SH, Wakil Bupati, Terkelin Berahmana, SH, Sekdakab, Ir Makmur Ginting, MSc, Kepala BKD, Drs Kawar Sembiring, Msi, Kadis Infokom dan PDE, Robert Peranginangin, SPd, Msi dan Kabag Pemerintahan, Mangat Ginting, SSTP.

   Kepala BKD Kabupaten Karo, Drs Kawar Sembiring, Msi membawakan doa dan diakhiri dengan menyalami seluruh keluarga mendiang Budiman Sembiring.

   Diperoleh informasi, mendiang Budiman Sembiring akan dikebumikan, Jumat (3/8) setelah sebelumnya dilakukan acara pengebumian secara adat Karo dan liturgi Gereja GBKP pada hari itu juga di Jambur Lige, Jalan Mariam Ginting Kabanjahe.

   Mendiang Drs Budiman Sembiring, Msi, lahir 28 April 1958 meninggalkan istri S Katarina Br Sitepu dan dua orang anak, Alex Ferdinan Sembiring, SE dan Berry Hadinata Sembiring, SH. 

Pemerintah Pusat Akan Serius Tangani Masalah Jeruk Karo

JAKARTA,KORANKARO
  Pemerintah pusat akan serius tangani masalah lalat buah Jeruk Tanah Karo dan menggiatkan kembali budidaya bawang Samosir. Hal tersebut disampaikan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Hasanuddin Ibrahim Sp.I saat menerima kunjungan Anggota DPD RI Asal Sumatera Utara Parlindungan Purba SH MM, Selasa (31/7). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Perlindungan Hortikultura Ir. Soesilo M.Si.

   Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Parlindungan Purba ke Tanjung Barus Tanah Karo, belum lama ini. Pada kesempatan tersebut, disampaikan aspirasi para petani jeruk di Tanah Karo yang sedang mengalami masalah akibat serangan lalat buah yang menyerang tanaman jeruk. Bahkan para petani terancam gagal panen akibat serangan hama tersebut.

   Menanggapi hal tersebut, Hasanuddin katakan bahwa Pemerintah Pusat akan menangani dengan serius pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) lalat buah yang menyerang tanaman jeruk di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

   Kabupaten Karo adalah sentra produksi jeruk Siem Madu seluas 11.700 ha yang tersebar di sembilan kecamatan, dengan tanaman berproduksi seluas 8.900 ha dan tanaman muda 2.800 ha. Produksi buah sebanyak 359.445 ton/tahun dengan produktivitas 422 kwintal/ha. Luas areal tanaman tua, cenderung tidak dipelihara seluas 30% dan areal yang terserang OPT lalat buah seluas 426,5 ha.

   Serangan OPT lalat buah ini sangat merugikan karena langsung menyerang buah yang dikonsumsi dan sekaligus mampu menurunkan produksi hingga 30-80%, bahkan dapat menyebabkan gagal panen, jelas Hasanuddin. Berdasarkan survei yang dilakukan Pemerintah Pusat, serangan OPT lalat buah ini menyebabkan buah jeruk rontok sebanyak 23%. Per 100 buah jeruk yang jatuh disebabkan oleh serangan lalat buah sebanyak 22% oleh penicillium 14% dan oleh kerah tangkai sebanyak 64%.

   Untuk pengamanan produksi jeruk Tanah Karo, telah dilakukan kerjasama antara Direktorat Perlindungan Hortikultura dengan UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumatera Utara, Dinas Tanaman Pangan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemkab Tanah Karo, IPB dan German International Cooperation (GIZ).

   Parlindungan kembali tekankan agar koordinasi di lapangan dapat semakin ditingkatkan antar dinas terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Penyuluh Pertanian dan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pertanian.

Bawang Samosir

   Selain masalah jeruk, Parlindungan juga sampaikan agar Pemerintah Pusat perhatikan bawang samosir yang produksinya saat ini sudah sangat sedikit. Diharapkan agar ada langkah nyata untuk menggairahkan budidaya bawang tersebut.

   Hasanuddin menyampaikan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk mencari solusi permasalahan tersebut. Hasanuddin akan mengupayakan maksimal agar budidaya dan produksi bawang samosir dapat digiatkan kembali sebagai produk andalan.

   Diupayakan juga agar petani di sentra bawang di Brebes dapat berinvestasi serta berbagi teknologi di Samosir sehingga dapat menghidupkan kembali bawang samosir. Selain itu, diupayakan juga penangkaran bibit bawang di Sumatera Utara.