Minggu, 22 Juli 2012

Bupati Karo dan Anggota DPRD Sumut Kunjungi Pusat Pasar Kabanjahe

Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti bersama anggota DPRD Sumut Layari Sinukaban, Richard Eddi M Lingga meninjau pasar di Kabanjahe.
 KABANJAHE,KORANKARO
    Mengantisaipasi kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako), Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti bersama anggota DPRD Sumut Layari Sinukaban, Richard Eddi M Lingga, Camat Kabanjahe Drs Lesta Karo-Karo, MM kunjungi para pedagang di pusat pasar Kabanjahe, Kamis (19/7) siang. Kedatangan anggota DPRD Sumut dari Dapem X (Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Barat) serta Bupati Karo disambut para pedagang.

Bupati berdialog dengan para pedagang dan masyarakat yang kebetulan berbelanja kebutuhan pokok.
    Dalam peninjauan itu, tidak ada terlontar tentang keluhan dari para pedagang akan kenaikan harga dan kurangnya pasokan sembilan bahan pokok dari Medan. Namun, pasokan sembilan bahan pokok dan kebutuhan lainnya, cendrung lambat datangnya dari Medan, semisal ayam potong.

   Menurut sejumlah pedagang, mereka tidak akan menaikkan harga di saat bulan puasa, jika para distributor juga tidak menaikkan harga mengingat daya beli masyarakat akhir-akhir ini cenderung menurun.

    Harga-harga kebutuhan akan tetap dipertahankan sebagai mana harga biasanya, kecuali jika ada kenaikan harga dalam pembelian.

   "Kami tidak akan menaikkan harga kebutuhan selama Ramadan, jika harga beli dari Medan tidak naik,"kata salah seorang pedagang, Sri Ulina Br Ginting (38) saat dialog dengan bupati dan angota DPRD Sumut.

    Pengakuan tulus dari para pedagang dengan tidak semena-mena menaikkan harga kebutuhan pokok disambut gembira bupati, termasuk kedua anggota DPRD Sumut.

   "Kami sangat gembira jika tidak ada kenaikan harga, tolong hormati saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa, kasihan umat muslim jika pedagang menaikkan harga dengan sesuka hati, inilah contoh pedagang yang baik," kata bupati.

   Menyahuti tidak ada keluhan pedagang dengan tetap stabilnya harga- harga kebutuhan pokok selama Ramadan, juga disambut baik Layari Sinukaban dan Richad Lingga. Kedua pentolan kader partai dari Demokrat dan Golkar ini bersikukuh akan tetap membela dan memperjuangkan hak-hak pedagang, petani dan masyarakat lainnya.

   Richard Eddy M Lingga dan Layari Sinukaban mengajak para pedagang tidak segan-segan melaporkan jika ada spekulan menimbun stok barang menjelang bulan suci Ramadan dan memaksa para pedagang menaikkan harga jual kebutuhan pokok tertentu.

   "Siapapun dia, sampaikan kepada kami maupun ke kantor Bupati Karo, pemerintah akan menindak tegas,"ujar Richard diamini Layari Sinukaban sembari mengharapkan aparat kepolisian dari Polres Karo memaksimalkan peran intelnya di lapangan menjelang bulan suci Ramadan maupun hari-hari besar Agama lainnya seperti Natal dan Tahun Baru nanti.

Komunitas Otomotif MTC Baksos di Tanah Karo

 MEDAN,KORANKARO
Komunitas otomotif Mercy Tiger Club (MTC) Medan Chapter menggelar touring sekaligus melakukan bakti sosial dengan membantu 5 mushola pada lima desa di Tanah Karo, Rabu (18/7). Kegiatan yang merupakan program kerja klub dalam menyambut bulan suci Ramadan 2012, mendapat sambutan antusias dari pengurus dan anggota MTC Medan Chapter.

Rombongan yang dipimpin langsung Ketua MTC MS Sembiring, SH didampingi Sekjen Ir Mulya Nasution/Menek, Ketua Harian Vicky dan Ketua Panpel Joko Priyanto, SE.MM, start dari sekretariat MTC di TCC komplek Tasbi Medan Rabu pagi.

MS Sembiring menyebutkan, MTC Medan Chapter memang ingin menyentuh pihak yang membutuhkan, dan ia menyatakan gembira dan salut dengan sikap anggota pengurus yang sangat tanggap dan antusias sehingga dana untuk baksos merupakan swadaya dari anggota dan pengurus MTC.

Dalam Baksos di Desa Perbesi, Desa Bandar Meriah, Desa Tanjung, Tapak Kuda dan Nari Gunung, MTC Medan menyerahkan untuk masing-masing mushola diserahkan bantuan sajadah untuk jamaah/imam dan Al Quran.

Lebih lanjut dijelaskan, MTC yang sudah berdiri sejak 2010 di Medan, aktif dalam berbagai kegiatan, bahkan dalam menyambut HUT MTC pada bulan April 2012, klub ini berkerjasama dengan 234 SC memprakarsai event drag race di Lanud Polonia Medan.

"Dengan menggelar event ini, hobi otomotif bisa tersalur dan bisa memberi manfaat kepada masyarakat," kata MS Sembiring. Dalam bulan Ramadan direncanakan MTC Medan kembali akan memberi bantuan kepada penyapu jalan dan sejumlah mesjid di Medan.

Berantas Judi, Narkoba, Miras dan Prostitusi di Karo


 KABANJAHE,KORAN KARO
Unsur Muspida,tokoh agama, pemuda dan LSM menandatangani komitmen bersama berantas judi, Narkoba, minuman keras dan prostitusi,yang diprakarsai Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw SH SIK MT di aula Purpur Sage, Rabu (18/7). Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw SH SIK MT mengatakan, kegiatan ini merupakan momen yang penting untuk saling bekerja sama dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkoba, judi, miras dan prostitusi, agar tercipta situasi yang aman dan kondusif di daerah ini.

"Pemberantasan penyakit masyarakat di daerah ini, bukan tugas yang ringan, serta tantangan tugas yang dihadapi Polres Tanah Karo dan jajaran tidak dapat diselesaikan sendiri,"ungkapnya.

Menurut Kapolres, kerja sama secara sinergis dan kemitraan dengan seluruh unsur Muspida, intansi terkait, tokoh masyarakat, agama, adat, tokoh pemuda, LSM, wartawan dan seluruh masyarakat untuk mengeliminasi berbagai permasalahan, hingga dapat menekan terjadi gangguan Kamtibmas dan Polres Tanah Karo dan jajarannya dapat melaksanakan tugas dengan baik berkat dukungan dan peran serta dari masyarakat.

Ditambahkan, pihaknya dalam hal mengambil segala tindakan tetap berpedoman sesuai dengan peraturan, perundang-undangan yang berlaku serta tata norma estetika masyarakat Karo, rasa kekeluargaan sangat erat dengan adat Marga silima, tutur siwalu, rakut sitelu perdaken-kaden sepuluh dua tamba asa.

Kapolres memaparkan, berbagai penanganan kasus. Polres Tanah Karo melakukan pengungkapan kasus judi antara lain, tahun 2011 sebanyak 292 kasus dengan 452 tersangka. Pada Januari hingga Juni 2012, sebanyak 128 kasus dengan 202 tersangka dengan jumlah barang bukti uang Rp 24.418.500.

Penyidikan 33 kasus, diajukan ke kejaksaan 95 kasus dan vonis 45 kasus dengan hukuman 2 hingga 6 bulan penjara.

Pengungkapan kasus narkoba pada 2011 sebanyak 58 kasus dengan 75 tersangka, tahun 2012 sebanyak 46 kasus dengan 60 tersangka. Jumlah barang bukti yang disita 2761,58 gram ganja,, 42,101 gram sabu, penyidikan 25 kasus, diajukan ke kejaksaan 21 kasus dan vonis 6 kasus. Dan telah mendapat vonis antara 6 bulan hingga 2 tahun 6 bulan penjara.

Wakil Ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE mengatakan, pihaknya sangat memberi apresiasi Kapolres Tanah Karo dan jajarannya untuk mendukung pemberantasan segala bentuk penyakit masyarakat di daerah ini.

"Ini momentum kesepahaman dengan unsur Muspida dan DPRD Karo mendukung kesepakatan untuk pembersihan penyakit masyarakat," tegasnya.

Dia mengimbau kepada elemen masyarakat, agar memberikan informasi kepada Polres Tanah Karo bila ada masyarakat yang melakukan perbuatan segala penyakit masyarakat di daerah ini.

Penandatanganan komitmen bersama untuk pemberantasan penyakit masyarakat diawali Bupati Karo diwakili Asisten I Drs Terkelin Purba, Ketua DPRD Karo diwakili Wakil Ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE, Kajari Kabanjahe diwakili Kasipidum R br Aritonang SH, Dandim 0205/TK diwakili Pasie Intel Kapten Junaidi Tarigan, Danyon 125 Simbisa Kabanjahe diwakili Pasie Intel Lettu JMH Tampubolon, Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw SH SK MT, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan LSM.

Kamis, 19 Juli 2012

45 Ribu Penduduk Kabanjahe Wajib Penuhi Undangan Pembuatan KTP Elektrik

Keterangan Foto : Petugas sedang melakukan pengisian data bagi warga yang mengurus e-ktp 
KABANJAHE,KORANKARO
  Sebanyak 45 ribu penduduk Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo terdata wajib memenuhi undangan pembuatan kartu tanda penduduk elektrik (e-KTP) . Pembuatan e-KTP mulai 2 Juli hingga17 Oktober 2012, merupakan upaya pemerintah menyadarkan masyarakat akan pentingnya identitas diri.

   Pembuatan e-KTP gratis yang disosialisasikan kepada penduduk dari 8 desa dan 5 kelurahan Kecamatan Kabanjahe, mendapat respon baik dari masyarakat. Pantauan KORANKARO, Selasa (17/7), antusias masyarakat memenuhi undangan pembuatan e-KTP di kantor Kecamatan Jalan Veteran Kabanjahe, sangat tinggi.

   Bagi penduduk yang tidak mendapat undangan pembuatan e-KTP bisa datang langsung ke catatan sipil atau melapor ke panitia pembuatan e-KTP, ungkap Seketaris Kecamatan Kabanjahe Drs Oberlin Sembiring, Selasa (17/7).

   Penduduk yang berusia 17 tahun ke atas sudah wajib mendaftarkan diri atau memenuhi undangan pembuatan e-KTP, target pembuatannya sampai Desember 2012 guna mengantisipasi penduduk yang masih berada di luar daerah, jelasnya.
   Nurkaindah br Tarigan (21) warga Simpang Empat Kelurahan Lau Cimba yang memenuhi undangan pembuatan e-KTP kepada Analisa mengatakan, pembuatan e-KTP gratis ini ditentukan hari dan jamnya. Kalau pembuatan KTP yang lama penduduk bebas membuat tanpa terikat waktu. Pemerintah mengharapkan, khusus pemerintah Kecamatan Kabanjahe pembuatan e-KTP sebagai identitas tunggal tanpa dipungut biaya, kiranya selesai pada waktu yang ditetapkan dan tidak ada masyarakat yang ketinggalan mendaftar.

Selasa, 17 Juli 2012

Keluhan Petani Bunga Ditanggapi Distan Karo


KABANJAHE, KORANKARO
      Dinas Pertanian dan Perkebunan Karo dipimpin Kadis Pertanian dan Perkebunan, Agustoni Tarigan, SP didampingi Kabid Produksi Munarta Ginting, SP serta sejumlah seksi yang berkompeten tentang penyakit tanaman terutama bunga, menanggapi keluhan petani bunga dengan melakukan pemeriksaan dan pengambilan contoh daun yang terserang juga tanah guna diperiksa di laboratorium.
     Tindak lanjut ini dilakukan, setelah sebelumnya Bupati Karo Dr (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti mengunjungi petani bunga dan menerima keluhan terkait pembudidayaan dan pemasarannya. 
Penyakit phytophthora dan tungau penyerang tanaman bunga jenis krisan warna kuning di Desa Seberaya Kecamatan Tigapanah Tanah Karo, secara perlahan mulai ditangani Dinas Pertanian dan PerkebunanKabupaten Karo.
    Menurut Kadis Pertanian dan Perkebunan, Agustoni Tarigan SP didampingi Kabid Produksi Munarta Ginting SP, tanaman bunga yang terserang penyakit phytophthora dan tungau terlebih sudah mulai berbunga, sudah tidak bisa terselamatkan lagi. 
    Tetapi, untuk tanaman yang masih muda, perlu dibuat sistem pengawalan agar bunga bisa dipasarkan, terlebih untuk sementara waktu perlu disarankan melalui rekomendasi sementara dengan pemakaian insektisida dan fungisida yang bersifat sistemik, jelasnya,
   Menurut Irwan Depari salah seorang petani bunga di Desa Seberaya kepada wartawan, jarak tanam bunga jenis krisan yang di tanam petani 10 CM x 10CM, dengan jarak 40M, mungkin populasi tanaman bunga bisa mencapai 1000 batang. 

     "Meskipun terserang penyakit phytophthora atau rutu-rutu, tetapi kami yakin dengan perawatan seperti biasanya akan bertahan 75 persen bisa di pasarkan,"jelasnya. 

Kadis Pertanian meminta agar sistem rotasi tanaman harus dilakukan serta menyerap tekhnologi pertanian yang sterilisasi untuk mengendalikan sistem penyakit tular tanah, jelasnya.

101 CPNS GOLONGAN II PEMKAB.KARO IKUTI PRAJABATAN


KETERANGAN  Foto : Kepala BKD, Drs.Kawar Sembiring,M.Si didampingi, Kabid Diklat Daut Sembiring,SSTP,MSP beserta panita menanggalkan tanda peserta secara simbolis dari 3 orang perwakilan.

 KABANJAHE,KORANKARO

Kepala Badan Kepegawaian pendidikan dan pelatihan Kabupten Karo, Drs. Kawar Sembiring Brahmana,M.Si, atas nama Bupati Karo Dr (Hc) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, secara resmi menutup kegiatan Diklat Prajabatan CPNS Gol. II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo Tahun 2012 yang telah berlangsung selama 17 (tujuh belas) hari  sejak hari Minggu tanggal 01 Juli 2012, dengan berakhir pada tanggal 17 Juli 2012 di Gedung PPWG-ZENTRUM Kabanjahe.
Dalam sambutannya Bupati Karo  Dr (Hc) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, berpesan kepada para alumni diklat prajabatan agar menerapkan segala ilmu yang telah diperoleh selama diklat, mampu mempertahankan dedikasi dan loyalitas serta kedisiplinan yang telah terbentuk selama diklat Prajabatan, untuk menunjang kinerja di instansi masing-masing, menjadi pegawai negeri sipil yang berkualitas, berbudi luhur dan bertanggung jawab, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berdaya saing.
Diklat Prajabatan yang awalnya diikuti 102 (seratus dua) orang CPNS yang dibagi menjadi 3 kelas secara pararel, terdiri dari tenaga kesehatan  53 orang, tenaga teknis 14 orang,  serta tenaga kependidikan /guru 35 orang, akhirnya yang lulus hanya 101 orang dikarenakan 1 orang diantaranya gugur/tidak lulus karena alasan kesehatan, demikian disampaikan  Daut Sembiring,SSTP,MSP selaku Ketua Panitia dalam laporannya yang dibacakan oleh Panji Surianto,SH. Selanjunya dalam laporannya ketua panitia mengumumkan peserta terbaik pertama dari masing-masing kelas adalah Aisa Bella Fitri dari unit kerja SDN No.040566 Laulingga Kec. Juhar (kelas a),Nuriani Br Tarigan dari unit kerja Dinas Kesehatan UPTD Kecamatan Laubaleng (kelas b) dan  Sudirman dari unit kerja RSUD Kabanjahe, terbaik  kedua diraih oleh Nesron Yanta Sukatendel dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (kelas a), Metro H Hutabarat dari RSUD Kabanjahe (kelas b) dan Ruth J Br Ginting dari Bappeda (kelas c) serta terbaik ketiga diantara Valentin Nasipa dari Dinas Kesehatan UPTD Kec Naman Teran (kelas a), Rusli Pinta Ulina H. dari Dinas Koperindang (kelas b) dan Ester Andriani dari Dinas Kesehatan UPTD Kec.Merdeka.
Disela-sela acara, Kepala BKD Drs.Kawar Sembiring Brahmana,M.Si mengigatkan para alumni untuk mempersiapakan berkas-berkas pengusulan pengangkatan dari CPNS menjadi PNS.


Senin, 16 Juli 2012

Atlet Putri Karo Juara 10 K Piala Kapolda Aceh

KETERANGAN FOTO : Kapolres Simeulue AKBP Drs Parluatan Siregar menyerahkan hadiah kepada Nurainun Parangin-angin juara 10 K Piala Kapolda Aceh , di Sinabang
SINABANG,KORANKARO
    Lari 10 K Piala Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan, digelar di Sinabang, Ibukota Kabupaten Simeulue, Minggu (8/7), berlangsung sukses.
    Start peserta dilepas Kapolres Simeulue AKBP Drs Parluatan Siregar, MH disaksikan Pj Bupati Ir. Nurman Shamad DS, MM.

     Kapolres mengatakan, Marathon 10 K ini diikuti 5000 peserta. Acara dibarengi dengan sepeda santai diikuti 300 peserta.

     Di bagian putri, gelar juara direbut Nurainun Parangin-angint asal Kabupaten Karo, Sumut dengan waktu 40 menit 08 detik.Atas suksesnya ini ia mendapat seekor kerbau, piala bergilir, piala tetap, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta.

    Tempat kedua juga diraih pelari Karo Romaida Perangin-angin catatan waktu waktu 43 menit 11 detik, menerima piala tetap dan piagam serta uang pembinaan Rp2 juta.

    Peringkat ketiga atlet asal Banda Aceh, Yuliawati dengan waktu 43 menit 25 detik, dan rangking empat Depi Siregar asal Sumut terpaut waktu 01:03 detik dariYuliawati.

    Untuk putra, juara pertama Andi Putra dengan waktu 33 menit 08 detik. Ia mendapat hadiah sama seperti juara putri. Posisi kedua ditempati Jeprianto dengan waktu 33 menit 20 detik, menerima tropi tetap, piagam dan uang pembinaan Rp2 juta.

    Peringkat tiga Abdullah dengan waktu 36 menit mendapat hadiah uang tunai Rp 1,5 juta, piala tetap dan piagam. Peringkat empat Helmi, menerima hadiah Rp 500 ribu, piagam dan tropi.

   Sementara urutan 5 sampai 10, masing-masing mendapat uang hiburan Rp200 ribu ditambah piagam. Khusus juara pertama yunior putri diraih Saraumaini (12 tahun) dengan waktu 36 menit 05 detik.